HIMAPA 2009

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan

RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Dalam dunia pendidikan tentu kita mengenal mengenai bimbingan konseling, tujuan utama pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.

KEANEKARAGAMAN HAYATI: Pelestarian Spesies Langka Anne Maczulak, Ph.D

Studi Keanekaragaman menggabungkan berbagai ilmu biologi dengan ilmu-ilmu sosial, etika, dan filsafat. Mungkin keanekaragaman hayati akan dilindungi hanya dengan memahami gambaran besar dari tempat hidup di alam semesta.

Konsepsi Demokrasi Dalam Pendidikan

Pandangan Dewey mencerminkan teori evolusi dan kepercayaannya pada kapasitas manusia dalam kemajuan moral dan lingkungan masyarakat, khusunya malalui pendidikan.

Terinspirasi Oleh Teknologi, Dijalankan Oleh Pedagogik

Laporan ini menyoroti isu-isu utama untuk memfasilitasi pemahaman tentang bagaimana pendekatan sistemik untuk inovasi sekolah berbasis teknologi dapat memberikan kontribusi terhadap pendidikan berkualitas untuk semua orang bersamaan dengan mempromosikan sistem pendidikan yang lebih setara dan efektif.

Rabu, 18 Januari 2012

Geografi Sosial Sebagai Bagian Ilmu Geografi

A. Geografi Secara Umum
1. Pengertian Geografi
Kata geografi berasal dari geo=bumi, dan graphein=mencitra. Ungkapan itu pertama kali disitir oleh Eratosthenes yang mengemukakan kata “geografika”. Kata itu berakar dari geo=bumi dan graphika=lukisan atau tulisan. Jadi kata geographika dalam bahasa Yunani, berarti lukisan tentang bumi atau tulisan tentang bumi. Istilah geografi juga dikenal dalam berbagai bahasa, seperti geography (Inggris), geographie (Prancis), die geographie/die erdkunde (Jerman), geografie/ aardrijkskunde (Belanda) dan geographike (Yunani).
Bertahun-tahun manusia telah berusaha untuk mengenali lingkungan di permukaan bumi. Pengenalan itu diawali dengan mengunjungi tempat-tempat secara langsung di muka bumi, dan berikutnya menggunakan peralatan dan teknologi yang makin maju. Sejalan dengan pengenalan itu pemikiran manusia tentang lingkungan terus berkembang, pengertian geografi juga mengalami perubahan dan perkembangan. Pengertian geografi bukan sekedar tulisan tentang bumi, tetapi telah menjadi ilmu pengetahuan tersendiri disamping bidang ilmu pengetahuan lainnya. Geografi telah berkembang dari bentuk cerita tentang suatu wilayah dengan penduduknya menjadi bidang ilmu pengetahuan yan memiliki obyek studi, metode, prinsip, dan konsep-konsep sendiri sehingga mendapat tempat ditengah-tengah ilmu lainnya.
Berkaitan dengan kemajuan itu, konsep geografi juga mengalami perkembangan. Ekblaw dan Mulkerne mengemukakan, bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati.
Klasifikasi dan Cabang-Cabang Geografi
Disiplin ilmu geografi memiliki cakupan obyek yang luas. Obyek itu mencakup fenomena alam dan manusia, dan keterkaitan antar keduanya.Untuk mempelajari obyek yang demikian luas tumbuh cabang-cabang geografi yang dapat memberikan analisis secara mendalam terhadap obyek yang dipelajarinya. Cabang-cabang ilmu geografi dapat dirinci sebagai berikut.
Menurut Huntington, geografi terbagi empat cabang, yaitu:
a. Geografi Fisik yang mempelajari faktor fisik alam
b. Pitogeografi yang mempelajari tanaman
c. Zoogeografi yang mempelajarai hewan
d. Antropogeografi yang mempelajari manusia.
Menurut Muller dan Rinner, cabang-cabang geografi terdiri atas:
a. Geografi Fisik yang terdari atas geografi matematika, geografi tanah dan hidrologi, klimatologi, geografi mineral dan sumberdaya, geografi tanaman, dan geografi tata guna lahan
b. Geografi Manusia meliputi geografi budaya (geografi penduduk, geografi sosial, dan geografi kota), Geografi ekonomi (geografi pertanian, geografi transportasi dan komunikasi) geografi politik
c. Geografi regional
Menurut Hagget, cabang geografi dapat diuraikan sebagai berikut.
a. Geografi fisik merupakan cabang geografi yang mempelajari gejala fisik di permukaan bumi. Gejala fisik itu terdiri atas tanah, air, udara dengan segala prosesnya. Bidang kajian dalam geografi fisik adalah gejala alamiah di permukaan bumi yang menjadi lingkungan hidup manusia. Oleh karena itu keberadaan cabang ilmu ini tidak dapat dipisahkan dengan mansuia.
b. Geografi Manusia
1) Geografi manusia merupakan cabang geografi yang obyek kajiannya keruangan manusia. Aspek-aspek yang dikaji dalam cabang ini termaasuk kependudukan, aktivitas manusia yang meliputi aktivitas ekonomi, aktivitas politik, aktivitas sosial dan aktivitas budayanya. Dalam melakukan studi aspek kemanusiaan, geografi manusia terbagi dalam cabang-cabang geografi penduduk, geografi ekonomi, geografi politik, geografi permukiman dan geografi sosial.
2) Geografi penduduk merupakan cabang geografi manusia yang obyek studinya keruangan penduduk. Obyek studi ini meliputi penyebaran, densitas, perbandingan jenis kelamin penduduk dari suatu wilayah.
3) Geografi Ekonomi merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya berupa struktur keruangan aktivitas ekonomi. Titik berat kajiannya pada aspek keruangan struktur ekonomi masyarakat, termasuk bidang pertanian, industri, perdagangan, transportasi, komunikasi, jasa, dan sebagainya.
4) Geografi Politik merupakan cabang geografi manusia yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional, pemerintahan atau kenegaraan dipermukaan bumi.
5) Geografi permukiman adalah cabang geografi yang obyek studinya berkaitan dengan perkembangan permukimam di suatu wilayah permukaan bumi. Aspek yang dibahas adalah kapan suatu wilayah dihuni manusia, bagaimana bentuk permukimannya, faktor apa yang mempengaruhi perkembangan dan pola permukiman.
c. Geografi Regional merupakan diskripsi yang menyeluruh antara aspek manusia dan aspek alam (lingkungan). Fokus kajiannya adalah interelasi, interaksi dan integrasi antara aspek alam dan manusia dalam suatu ruang tertentu.
Dalam pengkajian gejala dan masalah geografi harus selalu terpadu. Walaupun geografi fisik mengkaji aspek fisik, tetapi selalu mengkaitkannya dengan aspek manusia dalam suatu “ruang”. Sebaliknya geografi manusia selalu mengkaitkan dirinya dengan aspek-aspek fisik geografi. Geografi akan kehilangan “jati dirinya” jika tidak terjadi konsep keterpaduan.
9. Pendekatan-Pendekatan Geografi
Geografi merupakan pengetahuan yang mempelajarai fenomena geosfer dengan menggunakan pendekatan keruangan, kelingkungan, dan kompleks wilayah. Berdasarkan definisi geografi tersebut ada dua hal penting yang perlu dipahami, yaitu:
a. obyek studi geografi (Obyek studi geografi adalah fenomena geosfere yang meliputi litosfere, hidrosfera, biosfera, atmosfera, dan antrophosfera), dan
b. pendekatan geografi
Mendasarkan pada obyek material ini, geografi belum dapat menunjukan jati dirinya. Sebab, disiplin ilmu lain juga memiliki obyek yang sama. Perbedaan geografi dengan disiplin ilmu lain terletak pada pendekatannya. Sejalan dengan hal itu Hagget (1983) mengemukakan tiga pendekatan, yaitu:
a. pendekatan keruangan,
b. pendekatan kelingkungan, dan
c. pendekatan kompleks wilayah
B. Geografi Sosial
Dari uraian sebelumnya dapat ditarik sebuah definisi dari geografi sosial. Geografi sosial merupakan kajian dalam geografi manusia yang menjelaskan mengenai interaksi antara manusia dengan lingkungan sosialnya yaitu manusia lain maupun kelompok manusia disekelilingnya. Maksudnya, bahwa manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya baik kebutuhan primer maupun sekunder pasti akan memanfaatkan lingkungan sekitarnya.

Rabu, 27 Juli 2011

Asas-Asas Bimbingan Konseling

Penyelenggaraan layanan dan kegiatan pendukung bimbingan dan konseling selain dimuati oleh fungsi dan didasarkan pada prinsip-prinsip tertentu, juga dituntut untuk memenuhi sejumlah asas bimbingan. Pemenuhan asas-asas bimbingan itu akan memperlancar pelaksanaan dan lebih menjamin keberhasilan layanan/kegiatan, sedangkan pengingkarannya akan dapat menghambat atau bahkan menggagalkan pelaksanaan, serta mengurangi atau mengaburkan hasil layanan/kegiatan bimbingan dan konseling itu sendiri.
Betapa pentingnya asas-asas bimbingan konseling ini sehingga dikatakan sebagai jiwa dan nafas dari seluruh kehidupan layanan bimbingan dan konseling. Apabila asas-asas ini tidak dijalankan dengan baik, maka penyelenggaraan bimbingan dan konseling akan berjalan tersendat-sendat atau bahkan terhenti sama sekali. Adapun asas-asas bimbingan dan konseling antara lain sebagai berikut.

1. Asas Kerahasiaan yaitu asas yang menuntut dirahasiakannya segenap data dan keterangan peserta didik (klien) yang menjadi sasaran layanan, yaitu data atau keterangan yang tidak boleh dan tidak layak diketahui orang lain. Dalam hal ini, guru pembimbing (konselor) berkewajiban memelihara dan menjaga semua data dan keterangan itu sehingga kerahasiaanya benar-benar terjamin. Jika asas ini benar-benar dilaksanakan oleh konselior, maka konselor akan mendapatkan kepercayaan dari semua pihak dan mereka akan memanfaatkan jasa bimbingan dan konseling.

2. Asas Kesukarelaan yaitu asas yang menghendaki adanya kesukaan dan kerelaan peserta didik (klien) mengikuti/ menjalani layanan/kegiatan yang diperuntukkan baginya, tanpa ada paksaan atau dengan penuh keikhlasan. Guru Pembimbing (konselor) berkewajiban membina dan mengembangkan kesukarelaan tersebut.

3. Asas Keterbukaan yaitu asas yang menghendaki agar peserta didik (klien) yang menjadi sasaran layanan/kegiatan bersikap terbuka dan tidak berpura-pura, baik dalam memberikan keterangan tentang dirinya sendiri maupun dalam menerima berbagai informasi dan materi dari luar yang berguna bagi pengembangan dirinya. Guru pembimbing (konselor) berkewajiban mengembangkan keterbukaan peserta didik (klien). Agar peserta didik (klien) mau terbuka, guru pembimbing (konselor) terlebih dahulu bersikap terbuka dan tidak berpura-pura. Asas keterbukaan ini bertalian erat dengan asas kerahasiaan dan dan kekarelaan.

4. Asas Kegiatan yaitu asas yang menghendaki agar peserta didik (klien) yang menjadi sasaran layanan dapat berpartisipasi aktif di dalam penyelenggaraan/kegiatan bimbingan. Guru Pembimbing (konselor) perlu mendorong dan memotivasi peserta didik untuk dapat aktif dalam setiap layanan/kegiatan yang diberikan kepadanya.


5. Asas Kemandirian yaitu asas yang menunjukkan pada tujuan umum bimbingan dan konseling yaitu peserta didik (klien) sebagai sasaran layanan/kegiatan bimbingan dan konseling diharapkan menjadi individu-individu yang mandiri, dan tidak tergantung pada orang lain. Ciri-ciri pokok individu telah mandiri antara lain.

a) Mengenal diri sendiri dan lingkungannya,
b) Mampu mengambil keputusan untuk dan oleh dirinya sendiri,
c) Mengarahkan diri sesuai keputusan tersebut,
d) serta mewujudkan diri sendiri secara optimal sesuai potensi, minat, dan kemempuan yang dimiliinya.
Guru Pembimbing (konselor) hendaknya mampu mengarahkan segenap layanan bimbingan dan konseling bagi berkembangnya kemandirian peserta didik.

6. Asas Kekinian yaitu asas yang menghendaki agar obyek sasaran layanan bimbingan dan konseling yakni permasalahan yang dihadapi peserta didik/klien dalam kondisi sekarang. Kondisi masa lampau dan masa depan dilihat sebagai dampak dan memiliki keterkaitan dengan apa yang ada dan diperbuat peserta didik (klien) pada saat sekarang.

7. Asas Kedinamisan yaitu asas yang menghendaki agar isi layanan terhadap sasaran layanan (peserta didik/klien) hendaknya selalu bergerak maju, tidak monoton, dan terus berkembang serta berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan dan tahap perkembangannya dari waktu ke waktu.

8. Asas Keterpaduan yaitu asas yang menghendaki agar berbagai layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling, baik yang dilakukan oleh guru pembimbing maupun pihak lain, saling menunjang, harmonis dan terpadukan. Dalam hal ini, kerja sama dan koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait dengan bimbingan dan konseling menjadi amat penting dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya.

9. Asas Kenormatifan yaitu asas yang menghendaki agar segenap layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling didasarkan pada norma-norma, baik norma agama, hukum, peraturan, adat istiadat, ilmu pengetahuan, dan kebiasaan – kebiasaan yang berlaku. Bahkan lebih jauh lagi, melalui segenap layanan/kegiatan bimbingan dan konseling ini harus dapat meningkatkan kemampuan peserta didik (klien) dalam memahami, menghayati dan mengamalkan norma-norma tersebut.

10. Asas Keahlian yaitu asas yang menghendaki agar layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling diselnggarakan atas dasar kaidah-kaidah profesional. Dalam hal ini, para pelaksana layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling lainnya hendaknya tenaga yang benar-benar ahli dalam bimbingan dan konseling. Profesionalitas guru pembimbing (konselor) harus terwujud baik dalam penyelenggaraaan jenis-jenis layanan dan kegiatan bimbingan dan konseling dan dalam penegakan kode etik bimbingan dan konseling.\

11. Asas Alih Tangan Kasus yaitu asas yang menghendaki agar pihak-pihak yang tidak mampu menyelenggarakan layanan bimbingan dan konseling secara tepat dan tuntas atas suatu permasalahan peserta didik (klien) kiranya dapat mengalih-tangankan kepada pihak yang lebih ahli. Guru pembimbing (konselor)dapat menerima alih tangan kasus dari orang tua, guru-guru lain, atau ahli lain. Demikian pula, sebaliknya guru pembimbing (konselor), dapat mengalih-tangankan kasus kepada pihak yang lebih kompeten, baik yang berada di dalam lembaga sekolah maupun di luar sekolah.

12. Asas Tut Wuri Handayani yaitu asas yang menghendaki agar pelayanan bimbingan dan konseling secara keseluruhan dapat menciptakan suasana mengayomi (memberikan rasa aman), mengembangkan keteladanan, dan memberikan rangsangan dan dorongan, serta kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik (klien) untuk maju.

Senin, 25 Juli 2011

Secondhand Serenade_Stranger

Turn Around
Turn Around and fix your eye in my direction
So there is a connection
I can’t speak
I can’t make a sound to somehow capture your attention
I’m staring at perfection
Take a look at me so you can see
How beautiful you are

You call me a stranger
You say I’m a danger
But all these thoughts are leaving you tonight
I’m broke and abandoned
You are an angel
Making all my dreams come true tonight

I’m confident
But I can’t pretend I wasn’t terrified to meet you
I knew you could see right through me
I saw my life flash right before my very eyes
And I knew just what we’d turn into
I was hopeing that you could see
Take a look at me so you can see

You call me a stranger
You say I’m a danger
But all these thoughts are leaving you tonight
I’m broke and abandoned
You are an angel
Making all my dreams come true tonight

You are an angel
Making all my dreams come true tonight

Take a look at me so you can see
How beautiful you are
[x4]

Your beauty seems so far away
I’d have to write a thousand songs to make you comprehend how beautiful you are

I know that I can’t make you stay
But I would give my final breathe to make you understand how beautiful you are
Understand how beautiful you are

You call me a stranger
You say I’m a danger
But all these thoughts are leaving you tonight
I’m broke and abandoned
You are an angel
Making all my dreams come true tonight

You call me a stranger
You say I’m a danger
You call me a stranger

Minggu, 24 Juli 2011

Tugas Meridta Rumil

SUSU FORMULA UNTUK BALITA YANG MENGANDUNG BAKTERI

Melihat fenomena yang terjadi akhir-akhir ini yaitu maraknya susu formula untuk balita yang mengandung bakteri. Hal ini tentunya meresahkan masyarakan khususnya bagi ibu - ibu yang mempunyai balita, karena salah satu yang harus diperhatikan pada perkembangan dan pertumbuhan anak adalah kebutuhan gizinya, terutama bagi balita. Hal ini tentu sebuah berita buruk yang mengejutkan kita, bagaimana mungkin susu formula dan makanan bayi yang telah melalui uji baik dari pabrik maupun uji secara berkala dari Depkes dapat tercemar oleh Bakteri. Seperti diketahui,usia balita adalah usia yang penting dalam tumbuh kembang anak. Sehingga, kebutuhan gizi balita harus benar-benar diperhatikan.
Susu Formula Bayi adalah cairan atau bubuk dengan formula tertentu yang diberikan pada bayi.Susu formula berfungsi sebagai pengganti ASI. Susu formula memiliki peranan yang penting dalam makanan bayi karena seringkali digunakan sebagai satu-satunya sumber gizi bagi bayi. Oleh karena itu komposisi susu formula yang diperdagangkan dikontrol dengan hati-hati. Berhembusnya isu tentang adanya susu formula bagi anak yang mengandung bakteri, seperti pemberitaan di media belakangan ini, telah membuat resah masyarakat. Mereka merasa was-was dengan susu formula yang diberikan sebagai nutrisi kepada anaknya, karena hingga saat ini, janji pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan untuk merilis secara resmi nama-nama susu yang mengandung bakteri itu belum dilakukan.
Manfaat Pemberian Susu Formula bagi bayi yaitu kepuasan yang lebih lama bagi bayi karna formula susu sapi yang di buat dari susu sapi lebih sulit dicerna dari pada ASI, dan endapan besar sehingga meningalkan rasa kenyang pada bayi yang lebih lama. Susu Formula Bayi adalah susu yang jumlah kalori, vitamin dan mineral harus sesuai, untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencapai tumbuh kembang yang optimal. Penggunaan merek susu formula yang sesuai usia anak selama tidak menimbulkan gangguan fungsi tubuh adalah susu yang terbaik untuk anak bila gangguan saluran cerna anak baik dan tidak terganggu.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan seorang ibu dalam memberikan susu formula kepada balitanya. Salah satunya yaitu ibu harus memperhatikan tanggal kadaluarsa pada kemasan susu, Pastikan kemasan susu dalam kodisi baik, tidak penyok dan tidak berkarat. kemudian juga cara mengolahnya, Cara mengolah yang baik bisa memperkecil risiko terinfeksi bakteri tersebut. Untuk pemerintah, hendaknya memberitahu produk susu formula yang tercemar bakteri, sehingga masyarakat dapat memilih susu formula yang terbaik untuk balitanya.
“Salah satu kebahagiaan seorang ibu adalah ketika melihat anaknya dapat tersenyum dan tumbuh dengan sehat”.

Selasa, 05 Juli 2011

Semangat

Ada sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu, dan 2 orang anaknya bernama budi dan ayu. Menjelang liburan sekolah, sang ayah mengajak keluarganya untuk bertamasya dengan perjalanan laut. Si ayah berkata "Mam,budi,ayu, bagaimana liburan sekolah ini, kita pergi tamasya di perjalanan laut?". Karena mendengar ajakan dari si ayah, anggota keluarga itu bersuka cita dan dengan semangat mereka menjawab "Perjalanan laut?? Wah asiikkkkk!!". Wajah-wajah kegembiraan mulai tampak dari raut wajah keluarga tersebut. Sinar-sinar kegembiraan menyinari hati dan pikiran mereka.

Libur sekolah sudah mulai tiba, sang ayah telah memesan tiket perjalan tour dari sebuah agen perjalanan. Dan akhirnya mereka pun dijemput oleh pihak tour travelnya, dan mereka pun menuju pelabuhan untuk memulai perjalanan tamasyanya. Diperjalanan mereka sangat bersuka cita. Tidak ada raut muka bermasam selama perjalanan itu. Semua bernyanyi dan tertawa dengan perasaan lega. Sang ayah merasa gembira karena pekerjaan selama ini, dan juga gembira karena bisa bertamasya dengan keluarganya. Begitu pula sang Ibu dan anak-anaknya yang juga senang bisa bertamasya dengan keluarga. Setelah sampai di pelabuhan, mereka pun masuk ke dalam kapal pesiar itu dan siap untuk bertamasya.

Kapal pesiar pun sudah mulai beranjak dari pelabuhan menuju perairan luas. Kapal itu berjalan menghalau deburan ombak kecil dan melewati hembusan angin dingin laut tersebut. Setelah sampai di pertengahan laut tersebut, tiba-tiba cuaca mulai berubah menjadi tidak bersahabat. Angin berhembus dengan kencang dan deburan ombak pun berlomba-lomba menuju kapal tersebut. Karena kapal tersebut tidak kuat menahan tekanan tersebut, akhirnya kapal itu menjadi karam di tengah laut. Keluarga itu menjadi panik karena kejadian tersebut terjadi secara tiba-tiba. Sang ayah memberi aba-aba kepada anggota keluarganya itu untuk saling berpegangan tangan. Anggota keluarga pun saling berpegangan tangan. Dan tanpa disangka, kapal itu semakin lama semakin tenggelam.

Kejadian itu membuat orang merasa bahwa tidak akan selamat. Tetapi sang Ayah dengan penuh semangat dan rasa sayang terhadap keluarganya, berusaha sekuat tenaga untuk menolong anggota keluarganya. Ibu dan 2 anak itu sudah mulai masuk ke air, dan si ayah pun dengan sekuat tenaga berenag ke arah si ibu dan kedua anaknya itu. Dengan susah payah si ayah menolong mereka. Padahal si ayah sendiri kaki dan tangannya sudah tergores pecahan kapal dan mengeluarkan darah yang cukup banyak. Tetapi ayah selalu berusaha dan berusaha untuk menahan sakit demi keluarganya. Si ayah berpikiran untuk rela mati demi keluarganya. Akhirnya mereka pun selamat karena ada patroli laut. Dan mereka pun di bawa ke daratan dan menuju rumah sakit.

Dari cerita diatas dapat kita ambil maknanya bahwa pengorbanan sangat diperlukan dalam hidup. Tentu pengorbanan itu didukung dengan semangat yang kuat dan tentu saja dengan cinta kasih. Seperti halnya orang yang tadinya kaya raya. Hal ini digambarkan dari cerita di awal perjalanan tamasya keluarga tersebut. Mereka bersuka cita dengan kekayaannya itu. Tapi di perjalanan kehidupan ini, halangan pasti datang terjadi. Orang bisa kehilangan hartanya. Tetapi, kalau dengan kehilangan harta tersebut dan kita tetap semangat denga kita juga kaya mental, maka hal tersebut dapat bangkit lagi. Seperti keluarga yang hampir mati tenggelam tersebut.

Sabtu, 21 Mei 2011

Rasionil Bimbingan Dan Konseling Berdasarkan Tinjauan Konstitusional Dan Konseptual

A.Landasankonstitusional
Pemerintahmelalui UU no 20 th 2003 tentangpendidikannasionalmenegaskanpentingnyabimbingankonseling yang tersiratdalammaknapendidikandalampasal 1 ayat (1) yang berbunyi “Pendidikanadalahusahasadardanterencanauntukmewujudkansuasanabelajardan proses pembelajaran agar pesertadidiksecaraaktifmengembangkanpotensidirinyauntukmemilikikekuatan spiritual keagamaan, pengendaliandiri, kepribadian, kecerdasan, akhlakmuliasertaketrampilan yang diperlukandirinya, masyarakat, bangsadannegara”. Selainitu, DepartemenPendidiikanjugamengeluarkanpetunjukpelaksanaanbimbingankonseling di sekolah (1994).
B. LandasanKonseptual
1. LandasanFilosofis
Landasanfilosofismerupakanlandasan yang dapatmemberikanarahandanpemahamankhususnyabagikonsrlordalammelaksanakansetiapkegiatanbimbingandankonseling yang lebihbisadipertanggungjawabkansecaralogis, etis, maupunestetis. Dari berbagaialiranfilsafat yang ada, parapenulis Barat, (Viktor Frankl, Patterson, Alblaster&Lukes, Thompson & Rudolph, dalamPrayitno, 2003)telahmendiskripsikantentanghakikatmanusiasebagaiberikut :
• Manusiaadalahmakhlukrasional yang mampuberfikirdanmempergunakanilmuuntukmeningkatkanperkembangandirinya.
• Manusiadapatbelajarmengatasimasalah-masalah yang dihadapinyaapabiladiaberusahamemanfaatkankemampuan-kemampuan yang adapadadirinya.
• Manusiaberusahaterus-menerusmemperkembangkandanmenjadikandirinyasendirikhususnyamelaluipendidikan.
• Manusiadilahirkandenganpotensiuntukmenjadibaikdanburukdanhidupberartiupayauntukmewujudkankebaikandanmenghindarkanatausetidak-tidaknyamengontrolkeburukan.
• Manusiamemilikidimensifisik, psikologisdan spiritual yang harusdikajisecaramendalam.
• Manusiaakanmenjalanitugas-tugaskehidupannyadankebahagiaanmanusiaterwujudmelaluipemenuhantugas-tugaskehidupannyasendiri.
• Manusiaadalahunikdalamartimanusiaitumengarahkankehidupannyasendiri.
• Manusiaadalahbebasmerdekadalamberbagaiketerbatasannyauntukmembuatpilihan-pilihan yang menyangkutperikehidupannyasendiri. Kebebasaninimemungkinkanmanusiaberubahdanmenentukansiapasebenarnyadirimanusiaituadanakanmenjadiapamanusiaitu.
• Manusiapadahakikatnyapositif, yang padasetiapsaatdandalamsuasanaapapun, manusiaberadadalamkeadaanterbaikuntukmenjadisadardanberkemampuanuntukmelakukansesuatu.
Denganmemahamihakikatmanusiatersebutmakasetiapupayabimbingandankonselingdiharapkantidakmenyimpangdarihakikattentangmanusiaitusendiri.Seorangkonselordalamberinteraksidengankliennyaharusmampumelihatdanmemperlakukankliennyasebagaisosokutuhmanusiadenganberbagaidimensinya
2. LandasanPsikologis
LandasanPsikologismerupakanlandasan yang diberikanpemahamanbagikonselortentangperilakuindividu yang menjadisasaranlayanan (klien).Untukkepentinganbimbingandankonseling, beberapakajianpsikologi yang perludikuasaiadalah :
a. Motif danMotivasi
Motif danmotivasiberkenaandengandorongan yang menggerakkanseseorangberperilakubaik motif primer yaitu motif yang didasariolehkebutuhanasli yang dimilikiolehindividusemenjakdialahir, seperti : rasa lapar, bernafasdansejenisnyamaupun motif sekunder yang terbentukdarihasilbelajar, sepertirekreasi, memperolehpengetahuanatauketerampilantertentudansejenisnya.
b. PembawaandanLingkungan
Pembawaandanlingkunganberkenaandenganfaktor-faktor yang membentukdanmempengaruhiperilakuindividu.Pembawaanyaitusegalasesuatu yang dibawasejaklahirdanmerupakanhasildariketurunan, yang mencakupaspekpsiko-fisik, sepertistrukturotot, warnakulit, golongandarah, bakat, kecerdasan, atauciri-ciri-kepribadiantertentu.Pembawaanpadadasarnyabersifatpotensial yang perludikembangkandanuntukmengoptimalkandanmewujudkannyabergantungpadalingkungandimanaindividuituberada.Pembawaandanlingkungansetiapindividuakanberbeda-beda.