HIMAPA 2009

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan

RUANG LINGKUP BIMBINGAN DAN KONSELING

Dalam dunia pendidikan tentu kita mengenal mengenai bimbingan konseling, tujuan utama pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.

KEANEKARAGAMAN HAYATI: Pelestarian Spesies Langka Anne Maczulak, Ph.D

Studi Keanekaragaman menggabungkan berbagai ilmu biologi dengan ilmu-ilmu sosial, etika, dan filsafat. Mungkin keanekaragaman hayati akan dilindungi hanya dengan memahami gambaran besar dari tempat hidup di alam semesta.

Konsepsi Demokrasi Dalam Pendidikan

Pandangan Dewey mencerminkan teori evolusi dan kepercayaannya pada kapasitas manusia dalam kemajuan moral dan lingkungan masyarakat, khusunya malalui pendidikan.

Terinspirasi Oleh Teknologi, Dijalankan Oleh Pedagogik

Laporan ini menyoroti isu-isu utama untuk memfasilitasi pemahaman tentang bagaimana pendekatan sistemik untuk inovasi sekolah berbasis teknologi dapat memberikan kontribusi terhadap pendidikan berkualitas untuk semua orang bersamaan dengan mempromosikan sistem pendidikan yang lebih setara dan efektif.

Sabtu, 28 Maret 2015

Konsepsi Demokrasi Dalam Pendidikan

John Dewey adalah filosof pendidikan yang melihat hubungan yang begitu erat antara pendidikan dan demokrasi. pendidikan tidak dapat dilepaskan dari penyelenggaraan negara yang demokratis. Pendidikan demokrasi sebagai upaya sadar untuk membentuk kemampuan warga negara berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting.
Dengan tingginya partisipasi rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka dapat mendorong pada terwujudnya pemerintah yang transparans dan akuntabel. Pemerintah yang demikian merupakan pemerintah yang demokratis, dekat dengan rakyat sehingga menjadi perekat bangsa.  Sedangkan pentingnya pendidikan demokrasi antara lain dapat di lihat dari nilai – nilai yang terkandung di dalam demokrasi. Nilai-nilai demokrasi dipercaya akan membawa kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik dalam semangat egalitarian dibandingkan dengan ideologi non-demokrasi.
John Dewey dilahirkan pada tanggal 20 oktober 1859 disebuah daerah pertanian dekat Burlington. Vermount. Dia adalah anak seorang pemilik toko di desanya. Ia memperoleh pendidikan pertamanya disekolah umum Burlington, kemudian melanjutkan ke universitas Vermount, dan ketika masih menjadi seorang mahasiswa dia berteman baik dengan Prof. H. A. P. Torrey yaitu orang yang membawa dan menguraikan semacam kelompok realism yang diadopsi dari Skotlandia. Setelah keluar dari Vermount pada tahun 1875, tahun 1879 Dewey menerima diploma kandidat, kemudian dia mengajar selama 3 tahun. Berkat intruksi dari Torrey, ia memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya pada universitas John Hopkins dengan desertasinya The Psikologi Of Kant. Ia menyelesaikan program doktoral dalam bidang filsafat pada universitas tersebut pada tahun 1884.
Pemikiran John Dewey banyak dipengaruhi oleh teori evolusi Charles Darwin (1809-1882) yang mengajarkan bahwa hidup di dunia ini merupakan suatu proses, dimulai dari tingkatan terendah dan berkembang maju dan meningkat. Hidup tidak statis, melainkan bersifat dinamis. All is in the making, semuanya dalam perkembangan. Pandangan Dewey mencerminkan teori evolusi dan kepercayaannya pada kapasitas manusia dalam kemajuan moral dan lingkungan masyarakat, khusunya malalui pendidikan.
Untuk sebagian besar, kejadian yang terjadi, kita sampai sekarang prihatin dengan pendidikan yang mungkin ada di setiap kelompok sosial. Yang terjadi sekarang untuk membuat perbedaan yang jelas di dalam semangat, materi, dan metode pendidikan yang beroperasi dalam berbagai jenis kehidupan masyarakat. untuk dikatakan bahwa pendidikan itu merupakan fungsi sosial, menjamin arah dan pembangunan di imatur / belum matang melalui partisipasi mereka dalam kehidupan kelompok dimana mereka berasal, yaitu untuk mengatakan bahwa pendidikan akan merubah dengan kualitas kehidupan yang berlaku dalam kelompok. Terutama bahwa apakah benar tidak hanya masyarakat yang berubah tetapi perubahan cita-cita dalam memajukannya, akan memiliki standar yang berbeda dan metode pendidikan yang bertujuan hanya di kelangsungan budaya sendiri. untuk membuat gagasan-gagasan umum yang selanjutnya ditetapkan untuk pendidikan kita sendiri perlu melihat dan melakukan pendekatan dengan sifat kehidupan sosial saat ini.

Download File DISINI

Selasa, 24 Maret 2015

Terinspirasi Oleh Teknologi, Dijalankan Oleh Pedagogik

Laporan Buku Terinspirasi Oleh Teknologi, Dijalankan Oleh Pedagogik

Laporan ini menyoroti isu-isu utama untuk memfasilitasi pemahaman tentang bagaimana pendekatan sistemik untuk inovasi sekolah berbasis teknologi dapat memberikan kontribusi terhadap pendidikan berkualitas untuk semua orang bersamaan dengan mempromosikan sistem pendidikan yang lebih setara dan efektif. Laporan ini berfokus pada konsep baru inovasi sistemik, serta menyajikan peluang yang muncul untuk menghasilkan inovasi yang berasal dari Web 2.0 dan investasi penting dan upaya yang telah berjalan dalam pengembangan dan promosi sumber belajar digital. Hal ini juga menunjukkan cara-cara alternatif untuk memantau, menilai dan meningkatkan inovasi berbasis teknologi. Beberapa kasus negara, serta kerangka penelitian terbaru dan alternatif, disajikan.
Saat ini, pengembalian yang cukup dari investasi publik di bidang pendidikan dan kemampuan untuk berinovasi lebih penting daripada segalanya. Ini adalah kesimpulan dari konferensi internasional tentang "The School of Tomorrow, Today" yang diselenggarakan oleh Pusat OECD untuk Penelitian Pendidikan dan Inovasi dengan dukungan dari Sekretariat Pendidikan Negara Santa Catarina (Brazil), pada bulan November 2009. Konferensi dan berbagi laporan yang dihasilkan ini tujuan keseluruhannya untuk menangani masalah bagaimana sistem pendidikan mencapai inovasi berbasis teknologi.
Selengkapnya klik link dibawah ini:
 

Klik disini untuk download.


Senin, 08 Juli 2013

Himapa 2009

Sahabat ...
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja 
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan 
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata 
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala 

Senin, 13 Mei 2013

Daftar Alamat SMA Negeri Kabupaten Kendal


Daftar Alamat SMA Negeri Kabupaten Kendal
1 SMAN 1 BOJA  JL.RAYA BEBENGAN 203 D BOJA
2 SMAN 1 CEPIRING JL.GEMUH – SRI AGUNG 57 CEPIRING
3 SMAN 1 KALIWUNGU JL. PANGERAN JUMINAH KALIWUNGU
4 SMAN 1 KENDAL JL.SUKARNO HATTA
5 SMAN 1 LIMBANGAN JL.RAYA LIMBANGAN
6 SMAN 1 PATEAN JL. SELO ROWOSARI
7 SMAN 1 PEGANDON JL.RAYA PUTAT – PEGANDON
8 SMAN 1 ROWOSARI JL.BAHARI KM 5 ROWOSARI
9 SMAN 1 SINGOROJO JL.BOJA – SINGOROJO
10 SMAN 1 SUKOREJO JL.BANARAN 5 SUKOREJO
11 SMAN 1 WELERI JL.BAHARI 17 WELERI ( Desa Karanganom Weleri )
12 SMAN 2 KENDAL JL.KELURAHAN JETIS
13 SMAN 2 SUKOREJO JL.LINGKAR UTARA KEBUMEN
14 SMAN GEMUH JL. RAYA PAMRIYAN




Bayu Wijayanto

Sabtu, 09 Maret 2013

Semarang Education Expo with SMP 9 Semarang





Jumat, 20 Juli 2012

18 karatek bangsa



1. Religius : Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan selalu hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

2. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan.

3. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. Disiplin : Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. Demokratis : Cara berpikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat dan didengar.

10. Semangat Kebangsaan : Cara berpikir, bertindak dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya.

11. Cinta Tanah Air : Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan rasa kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

12. Menghargai Prestasi : Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/Komunikatif : Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

14. Cinta Damai : Sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15. Gemar membaca : Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16. Peduli Lingkungan : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung-Jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.